Bangun Kesadaran Pemilih, KPU Parigi Moutong Gelar Sosialisasi

waktu baca 2 menit
Bangun Kesadaran Pemilih, KPU Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Foto/Istimewa

KPU Gelar Sosialisasi, berita parigi moutong, sulawesitoday – Bangun kesadaran pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, gencarkan sosialisasi dengan berbagai metode upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap Pemilu.

“Sosialisasi merupakan strategi efektif untuk mengajak pemilih berpartisipasi dalam pesta demokrasi,” kata Komisioner KPU Parigi Moutong Abdul Gafur saat dihubungi Palu, Selasa 4 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, seruan partisipasi masyarakat pada Pilkada serentak 2024 menyasar berbagai segmen, antara lain pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, pemilih disabilitas dan berkebutuhan khusus, Komunitas, Keagamaan, marjinal dan relawan Demokrasi yang pelaksanaannya diatur secara bertahap dan jadwalnya diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 10 Tahun 2018.

Karena pendidikan pemilih merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan pesta demokrasi, dimana tingkat keberhasilan pendidikan dapat tercermin dari hasil akhir partisipasi pemilih.

Oleh karena itu, KPU sebagai penyelenggara tidak hanya sebatas menyiapkan hal-hal teknis, tetapi juga berkewajiban membangun kemitraan dengan para pihak untuk memberikan arahan terkait partisipasi.

“Meski pemungutan suara masih memakan waktu yang lama, namun sosialisasi dan edukasi sejak dini harus dilakukan seperti yang tertuang dalam program kegiatan,” kata Gafur yang juga komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Sumber Daya Manusia KPU Parigi Moutong.

Baca: Princess Juliana International Airport, Salah Satu Bandara Paling Beresiko

Ia menjelaskan, bercermin pada pengalaman Pilkada serentak 2019, partisipasi pemilih di daerah pemilihan tersebut mencapai 80,50% dari target nasional sebesar 77,5% dengan keberhasilan yang memuaskan.

Jadi pada pemilihan umum serentak tahun 2024 mendatang, KPU setempat menargetkan partisipasi pemilih sebesar 85%, untuk mencapai angka tersebut, langkahnya memerlukan dukungan partai, termasuk partai politik (Parpol) memberikan pendidikan politik kepada konstituen.

“Undangan untuk berpartisipasi tidak terbatas pada pertemuan tatap muka. Kami juga menggunakan teknologi melalui media sosial dan situs resmi KPU. Langkah-langkah ini dianggap dapat membantu penyelenggara untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap masyarakat berdemokrasi,” pungkas Gafur. (*/Ikh)

Selain baca KPU Gelar Sosialisasi, baca juga: Resmi Dimulai, Liga 3 Asprov PSSI Sulteng Wilayah Barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *