Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan

waktu baca 3 menit
Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan

Bagnaia: harus fokus ke balapan, sulawesitoday sports – Francesco Bagnaia, pembalap unggulan team pabrikan Ducati Lenovo itu tak lagi pikirkan status di klassemen sesudah alami banyak kejadian di Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

Dua kemenangan dan 3 kali jatuh dalam lima balapan paling akhir membuat Francesco Bagnaia ada di rangking ke enam klassemen pembalap. Sebuah mode yang tidak baik untuk pembalap yang sebelumnya menjadi satu diantara idola juara dunia.

Sehabis memenangkan GP Spanyol, Bagnaia alami kecelakaan di Le Mans, Prancis. Dia lalu melunasinya dengan kemenangan di lomba kandang dianya dan Ducati, GP Italia. Tapi kemudian, Bagnaia kembali alami kecelakaan berturut-turut di GP Catalunya dan GP Jerman.

Mendekati MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, akhir minggu ini (Jumat,26/6/2022), Bagnaia ketinggalan sampai 91 point dari pimpinan klassemen yang juara dunia bertahan, Fabio Quartararo pembalap pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP.

Keadaan mendekati interval paruh musim (sehabis GP Belanda) ini harus memberi penekanan tertentu untuk juara enam Grand Prix kelas MotoGP itu. Apa lagi, kecelakaan tunggal yang dirasakannya di Sachsenring, Jerman, sampai sekarang masih mistis.

Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan
Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan

Sesudah menyaksikan data, Bagnaia juga semakin bertambah percaya begitu besarnya peralihan yang terjadi di MotoGP, sekurang-kurangnya dalam dua tahun akhir.

“Sampai kira-kira satu 1/2 tahun kemarin, bila sanggup cepat dan menjaga limit dalam 80% dari jarak balapan, peluang Anda untuk menang tetap besar. Tetapi, hal tersebut tidak berlaku sekarang ini,” ucapnya.

“Sekarang, limit harus selekasnya didapatkan demikian balapan diawali. Tiap pembalap sudah mengetahui harus buka habis gas semenjak awalnya lomba . Maka, kemungkinan perlu mengganti type balap sedikit. Disini kemungkinan permasalahan saya. Saya tidak cepat menyesuaikan.”

Mendekati GP Belanda, Francesco Bagnaia mengaku, mereebut hasil yang bagus di Assen jadi sebuah kewajiban. Hal itu bukan hanya penting untuk jaga kesempatan merampas gelar tapi bisa juga membuat lebih santai saat berlibur musim panas.

“Di awal musim, saya sanggup menjadi satu diantara yang paling cepat. Di Sachsenring juga, saya menunjukkan masih yang paling cepat. Tetapi saya tidak berhasil menjadi yang paling kuat. Dua hal tersebut sangat berlainan,” kata Bagnaia.

“Quartararo menunjukkan dianya pembalap paling kuat di grid MotoGP sekarang ini, lebih dibanding tahun kemarin. Penting agar semakin cepat, tapi saya harus dapat menunjukkan diri agar semakin kuat. Tersebut sebagai masalah paling berat saya sekarang ini.”

Hasil Francesco Bagnaia di Assen termasuk tidak jelek. Dia sanggup memenangkan lomba di situ saat waktu turun di kelas Moto3 Posisi ke-1 pada 2016 dan Moto2 2018.

Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan
Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan

Walau begitu, semenjak turun di MotoGP mulai 2019, hasil terbaik Bagnaia di GP Belanda hanya P6 di tahun kemarin. GP Belanda sendiri tidak hadir dari kalender MotoGP pada 2020 karena wabah Covid-19.

“Sekarang, saya cuma bakal berpikiran balapan untuk balapan. Kemudian, baru menyaksikan keadaan seperti apakah,” kata Francesco Bagnaia saat disentil masalah kesempatan merampas gelar MotoGP musim ini.

“Di Belanda, saya cuma akan konsentrasi di Belanda saja. Demikian juga untuk lomba-lomba selanjutnya. Ducati juga masih percaya dengan kesempatan gelar dan benar-benar memberikan dukungan saya.

“Kejuaraan masih panjang masih tetap ada 10 balapan. Tapi, saya menyaksikan akan benar-benar berat untuk dapat ada di muka Quartararo. Tetapi, saya tetap memberi yang terbaik untuk selanjutnya menyaksikan di mana status kami,” lanutnya.

“Saya pikir, memerlukan kesesuaian di antara mentalitas dan hebat performa yang konstan untuk mengupayakan tersisa musim. Berikut salah satu langkah untuk membuat cara stabil dan konstan,” papar Francesco Bagnaia,” pungkasnya. (fkr)

Selain berita Bagnaia: Harus Fokus ke Balapan, baca juga: Bagnaia Antusias Pengembangan Motor Ducati 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.