Waspada, Aplikasi WhatsApp Mod YoWhatsApp Dapat Curi Akun Pemakai

waktu baca 3 menit
Waspada, Aplikasi WhatsApp Mod YoWhatsApp Dapat Curi Akun Pemakai

Aplikasi WhatsApp Mod, sains tekno sulawesitoday – WhatsApp jadi aplikasi yang terpopuler dipakai untuk mengirim pesan. Karena sangat terkenalnya, ada beberapa aplikasi modifikasi WhatsApp yang tersebar di jagat maya.

Aplikasi modifikasi atau mod ini, umumnya tawarkan peranan dan spek yang semakin banyak dibandingkan aplikasi original. Tetapi, karena bukan aplikasi resmi, WhatsApp mod rawan dari keamanan cyber.

BACA JUGA: Seperti Ini Jalan Raya Kuno di Inggris Berumur 8.000 Tahun

Salah satunya aplikasi WhatsApp mod ialah YoWhatsApp. Aplikasi ini dijumpai mengambil akses ke akun pemakai.

YoWhatsApp ialah aplikasi pesan yang peranan dan ijinnya sama dengan WhatsApp reguler. Aplikasi ini sering diiklankan lewat aplikasi Android terkenal seperti Snaptube dan Vidmate.

Seperti aplikasi modifikasi lainnya, YoWhatsApp tawarkan spek tambahan yang tidak ada di WhatsApp reguler.

Misalkan pemakai dapat sesuaikan antar-muka aplikasi sampai memblok akses ke percakapan. Dengan begitu, aplikasi ini memancing ketertarikan pemakai yang ingin menggunakan WhatsApp dengan feature yang lebih kaya.

Tidak cuma speknya, aplikasi ini minta ijin akses pemakai seperti WhatsAppasli, seperti ijin akses SMS. AplikasiYoWhatsApp versus v2.22.11.75 ini disampaikan mengambil kunci WhatsApp, hingga memungkinkannya penjahat cyber mendapatkan kendalian atas akun pemakai.

Gunakan Trojan Triada untuk kecurangan akses

Perusahaan keamanan cyber Kaspersky mendapati jika YoWhatsApp bawa Trojan Triada. Trojan ini dapat salah gunakan ijin akses tanpa diakui pemakai. Dalam prakteknya, ijin akses yang dikasih ke Trojan Triada ialah akses SMS.

Menurut Kaspersky, YoWhatsApp mengirim kunci akses WhatsApp pemakai ke server pengembang. Kunci itu dapat digunakan untuk menyambungkan atau bertindak kecurangan, seakan pemilik account sebetulnya yang melakukan tindakan.

Kaspersky sendiri tidak bisa pastikan apa kunci akses itu disalahpergunakan atau mungkin tidak.

Tetapi, praktek itu diterangkan Kaspersky dapat menggantikan account pemakai, ungkap komunikasi rahasia dengan contact individu pemakai atau mengikuti identitas pemakai untuk berhubungan dengan contact paling dekat.

Kaspersky sebut jika trojan itu dapat salah gunakan ijin untuk mendaftar korban ke service premium tanpa diakui pemakai, hingga menambahkan pundi penghasilan mereka.

Karena itu, Kaspersky memberikan laporan penemuan ini ke pihak Snaptube supaya tutup iklan aplikasi YoWhatsApp.

Kaspersky mendapati aplikasi modifikasi yang lain yang berisi teror yang serupa, yakni WhatsAppPlus.

WhatsApp Plus beritanya menebar lewat aplikasiVidMate.

Lepas dari feature WhatsApp modifikasi yang memikat, Kaspersky merekomendasikan pemakai untuk menghindar pemakaian aplikasi tiruan itu. Masalahnya aplikasi original terang semakin aman untuk pemakai dibandingkan aplikasi modifikasi.

Selain itu, perusahaan keamanan cyber ini merekomendasikan pemakai tidak untuk mengambil aplikasi dari sumber yang tidak terang terkecuali dari Google Play Toko untuk pemakai Android. (rf)

Baca juga: Berikut Cara Membuat Whatsapp 1 Nomor untuk 2 HP, Tidak Ribet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *