Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Allah Utus Laba – Laba dan Merpati Selamatkan Nabi Muhammad SAW

waktu baca 4 menit
Allah Utus Laba – Laba dan Merpati Selamatkan Nabi Muhammad SAW. (Foto: Animasi Umma)

Allah Utus Laba – Laba dan Merpati, ragam sulawesitodayAllah SWT mengutus laba-laba dan burung merpati, untuk selamatkan Nabi Muhammad SAW dari kejaran golongan Quraisy melalui hewan-hewan di gua Tsur. Kisah ini terabadikan dalam surah Al Anfal ayat 30.

Berawal saat semua usaha golongan Quraisy tidak berhasil dalam merintangi para sahabat Nabi berhijrah ke Madinah. Mereka mulai mencemaskan maslahat ekonomi dan keberadaan sosial di mata seluruh kabilah Arab.

Dalam kisah itu, para pemuka Quraisy turut bergabung di Dar An Nadwah untuk memutuskan untuk menghabisi Nabi Muhammad SAW. Keputusan rapat saat itu juga hasilkan penelusuran tapak jejak Nabi Muhammad SAW secara cepat. Mereka bahkan juga mengutus beberapa pakar pencarian tapak jejak yang bisa ikuti sisa tapak kaki manusia yang berjalan pada atas pasir.

Untuk percepat penelusuran, mereka juga lakukan sayembara yaitu siapa saja yang sukses bawa Nabi Muhammad SAW maka dihadiahi 100 ekor unta.

Sayang, gagasan itu tidak berhasil karena Allah SWT menyampaikan kabar Nabi Muhammad SAW mengenai visi beberapa pemuka Quraisy itu awalnya. Nabi Muhammad SAW juga sukses berlindung di Gua Tsur bersama Abu Bakar AS.

Betul saja, saat pasukan Quraisy itu datang di dalam rumah Nabi Muhammad SAW, mereka justru mendapati Ali bin Abi Thalib yang gantikan status Rasulullah pada tempat tidur. Mereka juga menanyakan, “Di mana temanmu ini?”

Ali selanjutnya berbicara, “Saya tidak tahu,”

Pada akhirannya, pasukan Quraisy ikuti tapak kaki di padang pasir kembali dan bawa mereka pada suatu gunung. Mereka juga kebingungan dan menaikinya sampai melewati gua tempat Nabi Muhammad SAW sembunyi.

Secara bertepatan, mereka menyaksikan sisa tapak kaki yang terputus di situ. Mereka juga makin kebingungan untuk pilih jalan seterusnya. Apa harus ke kanan, kiri, atau malah masuk ke gua.

Saat itu juga, Allah SWT dan kuasaNya memerintah beberapa ribu laba-laba untuk bersarang dari muka Gua Tsur. Allah SWT memerintah burung-burung merpati liar untuk bersarang dan bertelur di gua itu.

Atas asbab itu, tentunya pintu Gua Tsur dan sekelilingnya sarat dengan sarang laba-laba di atasnya dan sarang serta telur merpati di bawahnya. Pasukan Quraisy itu juga menyaksikan keadaan gua dan merasakan banyak sarang burung merpati dan laba-laba disekelilingnya. Mereka beranggapan, mustahil kondisi sarang sampai telur itu masih juga dalam kondisi utuh jika Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar AS melaluinya.

Tentunya sangat mustahil bagi kaum Quraisy, jika Muhammad dan Abu Bakar sudah masuk ke gua itu. Terlebih, burung-burung merpati itu perlu terbang bila ada orang masuk ke gua itu.

Salah seorang pemuda Quraisy akan melihat ke gua, tetapi mendadak burung-burung merpati yang berada di pintu gua berhamburan dan terbang. Dengan selekasnya, pemuda itu berbicara. Bila dalam gua ini ada orangnya, pastilah burung-burung merpati itu telah lama berhamburan, kan? Karena, saya baru mencoba masuk saja telah banyak yang terbang.

Seorang yang lain berbicara, “Kita saat ini perlu coba masuk bersama, coba mari!”

Tetapi, salah satunya anggota pada mereka namanya Ummayah bin Khalaf menyahut, “Kenapa kamu akan masuk ke dalamnya? Jika Muhammad sudah masuk, pastilah sarang laba-laba itu sudah remuk,”

Sampai pada akhirnya, pasukan Quraisy itu pilih mundur dari Gua Tsur. Mereka cemas ada binatang buas yang keluar dari dalam gua.

Adapun Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar dengar pembicaraan dari beberapa golongan Quraisy itu. Abu Bakar selanjutnya mengusung kepalanya dan berbicara pada nabi,

“Oh, bila mereka menyaksikan kakinya ke bawah atau menundukkan kepalanya ke bawah, pasti dengan selekasnya menyaksikan kita berada di sini, kan? ”

Nabi Muhammad SAW juga berbicara, “Jangan sampai kamu menduga jika saya ini sendirian bersama kamu, tapi sebenarnya Allah selalu dan kita.”

Sesudahnya rasa cemas dan takut Abu Bakar juga gantikan dengan kepercayaan pada Allah SWT. Dia yakini jika Allah memberi pelindungan dari mereka dengan caranya, terhitung melalui makhluknya seperti laba-laba dan burung merpati di Gua Tsur. (WS)

Selain artikel Allah Utus Laba – Laba dan Merpati Selamatkan Nabi Muhammad SAW, baca juga:Simak Kisah Bilal bin Rabbah, Sang Ahli Surga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *