Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Aleix Espargaro Didiagnosis Alami Keretakan Tumit

waktu baca 2 menit
Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro telah didiagnosis alami keretakan tumit usai mengalami insiden kecelakaan pada kecepatan 185km/jam di MotoGP Inggris.

Espargaro mengalami kecelakaan parah yang dimulai dengan high side di Farm Curve pada Sirkuit Silverstone di FP4, yang menyebabkan dia terpental dan mendarat dengan keras.

Pembalap Spanyol itu langsung dibawa ke pusat kesehatan sirkuit dan harus dibantu dua orang tim Aprilia untuk kembali ke garasinya. Namun, Espargaro mengaku siap melanjutkan kualifikasi.

Meski kesakitan, Espargaro berhasil finis keenam dan lolos tes kebugaran untuk memasuki balapan. Berjuang dengan daya cengkraman ia berhasil menjaga kecepatan sepanjang balapan dan finis kesembilan.

Aleix Espargaro tidak memerlukan operasi untuk cederanya, tetapi dia menekankan dia akan istirahat seminggu agar cukup fit untuk Grand Prix Austria minggu depan.

Sebuah pernyataan singkat dari Aprilia: “Setelah pemeriksaan medis yang dilakukan hari ini di Rumah Sakit Dexeus di Barcelona, ​​​​Aleix Espargaro telah didiagnosis alami keretakan tumit di kaki kanannya.

” Pembalap Spanyol itu mengalami kecelakaan yang mengerikan di sesi latihan bebas terakhir di Silverstone, tetapi berhasil kembali ke jalur untuk kualifikasi dan balapan hari Minggu.

“Cedera itu tidak memerlukan operasi dan Aleix disarankan untuk istirahat total selama tujuh hari di mana ia harus menggunakan kruk untuk mencegahnya kakinya karena terlalu banyak bergerak.”

Baca: Meski Bakal Pensiun, Mental Dovizioso Tak Berubah

Targetnya adalah mencapai akhir pekan balapan berikutnya (19-21 Agustus, Austria) dalam kondisi fisik terbaik.”

Terluka dan menderita sepanjang balapan, Aleix Espargaro berhasil menyelesaikan balapan di belakang pemimpin MotoGP 2022 Fabio Quartararo yang kesulitan dengan bannya.

Bahkan di lap terakhir Espargaro membuat Quartararo berada di bawah tekanan karena kecepatannya lebih baik. Sayangnya, kondisi fisiknya yang buruk memaksanya untuk puas di tempat kesembilan.

Hasil ini membuat Quartararo unggul 22 poin dari Espargaro menuju balapan Red Bull Ring, yang dianggap sebagai trek yang bagus untuk Aprilia. (*/Ikh)

Baca: Crash Saat Memimpin, Johann Zarco Gagal Finish

Leave a Reply

Your email address will not be published.