Adik Rossi Luca Marini Akui Sulit Atasi Motor di Misano

waktu baca 2 menit
Adik Rossi Luca Marini Akui Sulit Atasi Motor di Misano Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Adik Rossi Luca Marini bakal memulai balapan Grand Prix San Marino dari posisi yang cukup baik, P7, namun dia juga akui sulit untuk atasi motor di Misano nantinya.

Dalam Free Practice (FP) Jumat 2 , adik Rossi Luca Marini dari Mooney VR46 Racing dari Mooney VR46 Racing tidak bisa melewati posisi 19, menjadi pembalap Ducati Desmosedici terburuk di lintasan.

Kemudian, pada Sabtu 3 September 2022, adik dari legenda MotoGP Valentino Rossi finis ke-13 di Free Practice 3 (FP3). Artinya Marini harus lulus kualifikasi pertama (Q1).

Dia mampu lolos ke Q2 setelah menyelesaikan Q1 di tempat kedua, tepat di belakang rekan setimnya Marco Bezzecchi. Dan Marini berada di urutan ketujuh untuk balapan pada Minggu 9 September 2022.

Sementara Bezzecchi berada di urutan keempat di Q2, rookie mendapatkan tempat ketiga karena Francesco Bagnaia, yang menyelesaikan P2, menerima penalti di starting grid.

“Itu menjadi hari yang sulit bagi saya karena kami memiliki beberapa kendala dengan motor. Ini bukan masalah teknis, ini konfigurasi. Tingkat grip sangat aneh di sini tahun ini,” kata Marini, seperti dilansir satu media online.

“Jadi, sulit bagi saya untuk menjaga kestabilan motor. Namun pada akhirnya hasilnya positif. Lari dari posisi (ketujuh) itu tidak buruk.” tambahnya.

Baca: Berikut Lima Drama Korea Populer Dibintangi Kim Min Jae

Itu membuat pembalap Italia berusia 25 tahun itu cukup optimis untuk balapan 27 putaran di Misano, sirkuit sepanjang 4,2 km yang juga merupakan balapan home racenya.

“Tentunya kami masih perlu menemukan dua atau tiga persepuluh untuk bisa berlaga di empat besar. Kami punya waktu untuk itu dalam pemanasan, mudah-mudahan cuaca akan mendukung. Untuk ban depan juga belum diputuskan, ban belakang sudah clear,” kata Marini.

“Akhir pekan ini benar-benar berbeda dari di Austria. Cengkeraman sangat berbeda, ban tidak bekerja seperti dua minggu lalu. Saya tidak berpikir kita harus melihat balapan sebagai tren di Austria. (*/Ikh)

Baca: Siswa SMP Rusak Ruang Belajar Sekolah Dasar di Mataram

Leave a Reply

Your email address will not be published.