40 Bilik Huntara Korban Banjir Torue Segera Dibangun

waktu baca 2 menit
Rumah warga terdampak Banjir Torue pada Senin, 22 Agustus 2022. 40 Bilik Huntara Korban Banjir Torue Segera Dibangun

Banjir Desa Torue Parimo, sulawesitoday – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menyebut Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah akan membangun kurang lebih 40 Bilik Huntara Korban Banjir Desa Torue.

Desa Torue berada di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Pembangunan hunian sementara akan dilakukan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Sulawesi Tengah dan kegiatan pembangunan akan dimulai dalam waktu dekat,” kata Sekretaris BPBD Paris Moutong Moh Rivai, Senin, 22 Agustus 2022.

Rivai menjelaskan, Saat ini pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah menyiapkan lahan seluas 7.500 meter persegi untuk pembangunan hunian sementara yang berlokasi di Dusun 2, Desa Torue.

Di mana, 40 Bilik Huntara Korban Banjir Torue nanti terdiri dari 10 blok.

BACA JUGA: Tanggul Sungai Kembali Jebol, Desa Torue Banjir Lagi

Untuk satu blok, ada empat bilik yang dilengkapi dengan meteran listrik, dapur, dan kamar mandi.

“Sesuai petunjuk Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, saat mengunjungi lokasi banjir desa Torue pada 31 Juli 2022.

Selain membangun hunian sementara di Torue, kata dia, BPBD Parigi Moutong juga telah memulai pembangunan 15 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di desa Boyantongo, di Parigi Moutong, yang terjadi pada tahun 2020 silam.

Oleh karena itu, sebagimana regulasi dan petunjuk teknis penanggulangan bencana, pemanfaatan huntara berlangsung selama dua tahun dengan status lahan pinjam pakai.

BACA JUGA: Nelayan Parimo Hilang di Perairan Desa Sidoan

“Warga yang tinggal di tempat hunian sementara akan diprioritaskan bagi korban yang kehilangan tempat tinggal dan bagi korban yang rumahnya rusak parah akibat dampak bencana, Banjir Torue” kata Rivai.

Ia menambahkan, Pemkab Parigi Moutong juga meyiapkan lahan untuk pembangunan huntap seluas 7.500 meter persegi di Desa Torue di tempat yang aman, yang mana kegiatan pembangunan huntap nanti masuk pada tahap penanggulangan pemilihan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Meski fase ini masih cukup panjang, setidaknya ketersediaan lahan sudah siap, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan upaya penanganan pascabencana,” jelas Rivai. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.