10 Desa Terdampak Banjir di Toli-Toli, Sulawesi Tengah

waktu baca 2 menit
10 Desa Terdampak Banjir di Toli-Toli, Sulawesi Tengah

Berita sulawesi tengah, sulawesitoday.com – Sejumlah dua kecamatan, lima kelurahan dan 10 desa terdampak banjir di Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah.

” Hujan lama jauh sebabkan sungai meluap,” kata Danki IV Batalyon A Pelopor Iptu Two Baik D. T. Surya Dinatha, di Toli- Toli, Rabu 23 Maret 2022.

Sebagian area terdampak ialah di Kecamatan Galang ada Desa Kalangkanga, Desa Ginunggung, Desa lalos, Desa Tende, Desa Sabang, Desa Aung, Bajugan serta Desa Ogomoli.

Sedangkan di Kecamatan Baolan ialah Kelurahan Terkini, Kelurahan Tuweley, Kelurahan Tambun, Kelurahan Sidoarjo, Kelurahan Nalu, Desa Buntuna serta Desa Dadakitran.

” Banjir di area Lembah Kecamatan Baolan menggenangi puluhan rumah, pertokoan, serta sarana biasa yang lain,” sebutnya.

Keseriusan hujan besar semenjak jam 02: 00- 06: 00 Waktu indonesia tengah(WITA), Rabu 23 Maret 2022 menimbulkan gerakan Bengawan Ngarai di Kecamatan Baolan meluap. Ketinggian air menggapai 40 centimeter sampai 1, 5 m.

“ Kita terjunkan personel langsung ke posisi. Memperhitungkan suasana serta setelah itu memastikan aksi dibutuhkan bersumber pada evaluasi itu,” sebutnya.

Di posisi personel Brimob menolong masyarakat dengan mensterilkan lumpur dari rumah- rumah masyarakat dan ikut menolong membuka akses jalur yang luang tergenang banjir.

” Sebagian ruas jalur terpenggal serta pula mengganggu jembatan calo jalur Trans Sulawesi yang berakibat pada kemacetan jauh serta membuat rute penting masuk Baolan mengarah jalur Trans penting tidak bisa dilewati,” jelasnya.

Selain berita 10 Desa Terdampak Banjir Banjir di Toli-Toli Sulawesi Tengah, baca juga: Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Rokan Hulu

Dari banjir itu, tidak terdapat korban jiwa. Walaupun jembatan putus serta air banjir membanjiri sebagian titik kebun masyarakat yang sedia panen.

” Sampai dikala ini, masyarakat sudah kembali kerumah buat mensterilkan sisa- sisa kubangan banjir,” tuturnya.

Sedangkan itu, Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya, Rabu 23 Maret 2022 melaksanakan pemantauan di beberapa titik yang terdampak banjir.

Dituturkan, meluapnya sungai Lembeh ini diakibatkan tingginya pengendapan di tubuh bengawan dan sudah terjalin penyempitan disebagian tubuh sungai selaku dampak kesemrawutan gedung kepunyaan masyarakat yang beberapa telah terletak di atas bantaran sungai.

Pemda agendakan normalisasi Sungai Lembah. Tetapi terkendala dengan tidak terdapatnya akses untuk perlengkapan berat buat melaksanakan penggalian serta koreksi sungai.

Oleh karena itu, Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya memohon masyarakat serkitar supaya esoknya bisa membagikan akses untuk perlengkapan berat masuk ke badan sungai dan dengan cara senang berkenan menghilangkan gedung yang terletak di bantaran sungai, supaya tiap masa hujan datang bencana sejenis ini tidak terjalin lagi.  (**)

Selain berita 10 Desa Terdampak Banjir Banjir di Toli-Toli Sulawesi Tengah, baca juga: Satu Warga Hilang Terbawa Arus Sungai di Buol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *